pkwt adalah

Apa itu PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) dan Bagaimana Pengaturannya

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau yang sering disingkat dengan PKWT adalah salah satu metode dalam mempekerjakan karyawan yang sering dilakukan oleh perusahaan. Pasalnya, PKWT memberikan manfaat bagi perusahaan maupun karyawan yang direkrut. Namun, Anda perlu mengetahui aturan yang mengikat tentang PKWT agar tidak salah dalam mempraktikkan metode ini. Mengenal PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) Sebelum membahas lebih lanjut tentang PKWT, mari kita simak pengertian dan ruang lingkup PKWT di bawah ini. Pengertian PKWT Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) adalah kontrak yang ditetapkan antara pekerja/buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja dalam waktu tertentu atau hanya untuk pekerjaan tertentu. Karyawan yang bekerja dengan PKWT biasanya disebut karyawan kontrak atau pekerja lepas dengan batas waktu yang ditetapkan untuk menjalankan pekerjaannya. Ruang Lingkup PKWT Dalam UU Cipta Kerja dan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 menyatakan bahwa pekerjaan yang dapat menggunakan PKWT berdasarkan jangka waktu adalah: Pekerjaan yang diperkirakan selesai dalam waktu relatif singkat (maksimal 5 tahun) Pekerjaan musiman Pekerjaan terkait dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang sedang diuji atau dieksplorasi. Beberapa contoh pekerjaan yang dapat menggunakan PKWT meliputi: Tenaga kebersihan (cleaning service) Tenaga pengamanan (security) Penyedia makanan (katering) Proyek pemulihan pasca-bencana alam Proyek kemanusiaan di daerah terpencil Pegawai tambahan di hotel selama musim liburan Baca Juga : Streamline your Multi-Country Payroll Operations with Outsourcing Ketentuan Hukum Mengenai PKWT Lantas, seperti apa ketentuan hukum mengenai PKWT? Simak penjelasan berikut ini. Pengaturan PKWT dalam Hukum Ketenagakerjaan Indonesia PKWT sudah diberlakukan sejak Peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dan diperbarui dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Berdasarkan peraturan tersebut, PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja dan pengusaha untuk membentuk hubungan kerja dalam jangka waktu tertentu atau untuk pekerjaan tertentu.  Ketentuan lebih lanjut mengenai PKWT dibahas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PP 35/2021). Dalam peraturan pelaksana ini, disebutkan aturan terkait PKWT, seperti isi kontrak, persyaratan, dan hak kewajibannya. Hak dan Kewajiban dalam PKWT Sama seperti karyawan tetap atau yang terikat pada Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), karyawan PKWT juga mempunyai hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Hak pekerja PKWT mencakup: Upah dan penghidupan yang layak. Berhak atas pesangon sebagai kompensasi jika mengalami pemutusan hubungan kerja. Mendapatkan kompensasi saat PKWT berakhir jika karyawan telah bekerja minimal satu bulan secara terus-menerus. Jika PKWT diperpanjang, pekerja berhak menerima kompensasi saat masa perpanjangan berakhir. Kompensasi hanya berlaku untuk pekerja dalam negeri. Jika pekerjaan selesai lebih cepat dari waktu yang ditetapkan dalam PKWT, kompensasi tetap dihitung berdasarkan waktu penyelesaian pekerjaan. Jika salah satu pihak mengakhiri perjanjian kerja sebelum jangka waktu PKWT berakhir, karyawan berhak menerima kompensasi sesuai dengan durasi kerjanya. Pekerja berhak untuk tidak mengikuti masa percobaan kerja. Selain hak di atas, pekerja PKWT juga memiliki kewajiban tertentu, yaitu: Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerja. Mengikuti aturan perusahaan secara menyeluruh, meskipun bukan merupakan pegawai tetap. Mematuhi kewajiban lain yang disepakati bersama antara pekerja dan pemberi kerja sesuai dengan perjanjian kerja. Baca Juga : Outsourcing: Keuntungan dan Risiko yang Harus Diperhatikan Manfaat Menerapkan PKWT Baik perusahaan maupun karyawan, PKWT sama-sama membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Berikut manfaat yang bisa diperoleh dengan menerapkan PKWT. Manfaat untuk Perusahaan Seperti apa manfaat PKWT bagi perusahaan? Berikut adalah jawabannya. 1. Fleksibilitas dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Penerapan PKWT memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi perusahaan dalam mengelola tenaga kerja. Adanya kontrak kerja berjangka waktu tertentu membuat perusahaan dapat menyesuaikan jumlah pekerja sesuai dengan kebutuhan proyek atau tugas yang sedang berlangsung. Hal ini berguna agar perusahaan untuk mengatur tenaga kerja secara efektif dan efisien. 2. Efisiensi Biaya Dibandingkan dengan karyawan tetap, perusahaan dapat mengurangi biaya yang terkait dengan hak-hak dan tunjangan jangka panjang yang biasanya diberikan kepada karyawan tetap. Alhasil, perusahaan dapat mengoptimalkan pengeluaran sumber daya dalam hal kompensasi karyawan. 3. Fokus pada Proyek atau Tugas Tertentu Penerapan PKWT juga bermanfaat agar perusahaan lebih fokus pada proyek atau tugas tertentu tanpa harus terikat oleh hubungan kerja jangka panjang. Apabila mempekerjakan karyawan untuk waktu yang ditentukan, perusahaan bisa memastikan adanya tenaga kerja yang terampil dan lebih berfokus pada proyek atau tugas yang sedang dijalankan. Efektivitas dan produktivitas perusahaan dalam menyelesaikan proyek atau tugas pun bisa ditingkatkan. Baca Juga : Kompensasi Sebagai Alat untuk Memotivasi Karyawan Manfaat untuk Karyawan Lalu, apa saja manfaat PKWT bagi karyawan? Berikut adalah manfaat dari PKWT: 1. Membuka Peluang Kerja PKWT dapat membuka peluang kerja yang lebih besar bagi karyawan. Bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan atau ingin mendapatkan pengalaman baru, PKWT memberikan kesempatan untuk terlibat dalam proyek atau tugas tertentu. Karyawan bisa memperluas jaringan profesional dan memperoleh pengalaman yang berharga dalam berbagai bidang. 2. Meningkatkan Pengalaman dan Pembelajaran di Berbagai Bidang Terlibat dalam PKWT membuat karyawan berkesempatan untuk meningkatkan pengalaman dan pembelajaran di berbagai bidang. Karyawan bisa bekerja pada proyek atau tugas yang berbeda sehingga bisa mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam berbagai aspek pekerjaan. 3. Fleksibilitas Waktu Kerja PKWT juga memberikan fleksibilitas mengenai waktu kerja karyawan. Dalam beberapa kasus, karyawan bisa menegosiasikan jadwal kerja yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Alhasil, karyawan bisa menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu untuk kegiatan lain di luar pekerjaan. Terlepas dari manfaat di atas, tidak sedikit perusahaan yang ragu dalam menerapkan PKWT. Namun, mereka juga perlu mempertimbangkan untuk menambah tenaga kerja dalam jangka waktu tertentu agar tugas yang bersifat teknis dan administratif tetap terlaksana. Perbedaan PKWT dan PKWTT Setelah memahami pengertian, pengaturan dan manfaatnya, berikutnya akan mengulas apa perbedaan antara PKWT dengan PKWTT . Secara definisi, PKWT diartikan sebagai perjanjian kontrak kerja antara pekerja dengan pengusaha dalam waktu tertentu. Sedangkan PKWTT adalah perjanjian kerja dalam waktu tidak tertentu yang diperuntukkan kepada karyawan tetap. Untuk lebih detailnya, berikut adalah perbedaan PKWT dan PKWTT secara terperinci. 1. Bentuk Kontrak dan Waktu Kerja Dalam PKWT, kontrak kerja memiliki durasi waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, contohnya kontrak pekerjaan selama 1 tahun atau 2 tahun. Perjanjian ini akan berakhir pada saat masa waktu yang telah ditetapkan telah berlalu. Sedangkan PKWTT

Apa itu PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) dan Bagaimana Pengaturannya Read More ยป